.
Selamat Datang di Blog BAMBANG - AR

Punya Dua Lubang Ini Di Bawah Punggung? Berarti Kamu Spesial

Lubang venus 
Orang yang memiliki lesung pipi terkadang lebih menarik dan manis. Tapi pernahkah kamu mendengar tentang lesung pantat? Pasti kamu belum pernah mendengarnya.


Perbedaan antara lesung pantat dan lesung pipi yaitu terletak pada posisinya. Lesung pipi terletak di wajah, sedangkan lesung pantat berada di bawah belakang punggung kamu. Tapi tahu tidak, orang yang memiliki lesung pantat itu sangat spesial?

Lesung pantat sering disebut juga lubang Venus. Orang yang memiliki lubang Venus merasa relatif mudah ketika mencapai orgasme. Kenapa?

Dilansir Scoop Whoop, hal itu dikarenakan lubang Venus memperlancar sirkulasi karena lokasinya terletak di sekitar daerah panggul, sehingga membuat klimaks jadi lebih mudah. Lubang Venus itu sendiri terletak di antara dua tulang yang menghubungkan pelvis.
Pada zaman Romawi kuno, orang yang memiliki lubang Venus dianggap sebagai orang yang indah dan hebat lho.

Jadi intinya, orang yang memiliki lubang Venus adalah orang yang gagah di atas ranjang. Sayangnya, lubang Venus ini adalah bawaan lahir dan tidak bisa didapatkan dengan cara apapun.

Penyebab Penyakit Stroke dan Cara Pencegahannya

Penting sekali bagi Anda mengetahi sejak dini mengenai penyebab penyakit stroke. Penyakit stroke adalah penyakit pembuluh darah otak yang ditandai dengan reaksi pada jaringan otak akibat adanya penyumbatan, penyempitan, atau pecahnya pembuluh darah pada otak sehingga membuat pasokan darah dan oksigen yang menuju otak menjadi berkurang dan menimbulkan kerusakan atau matinya sel saraf pada otak. Sekarang ini jumlah penderita stroke di Indonesaia semakin meningkat, dan stroke juga merupakan penyakit yang sangat berbahaya karena bisa menyebabkan kelumpuhan bagian tubuh hingga kematian.
Adapun jika penderita dapat diselamatkan biasanya akan mengalami gangguan kelumpuhan di sebelah anggota badannya, hilangnya sebagian ingatan atau kemampuan untuk berbicara. Stroke itu sendiri memiliki dua jenis di antaranya stroke iskemik dan stroke hemorragik. Untuk stroke iskemik ini terjadi ketika darah yang akan menuju ke otak terhenti yang disebabkan karena menumpukan kolestreol pada dinding pembuluh darah. Sedangkan stroke hemorragik adalah pembuluh darah yang pecah sehingga menyebabkan aliran darah yang menjadi tidak normal dan membuat darah merembes pada daerah bagian otak.
Penyebab Penyakit Stroke yang Perlu Diwaspadai
Penyakit stroke dapat disebabkan oleh beberapa faktor di antaranya faktor resiko perilaku dan resiko medis. Faktor resiko medis yang dapat memperparah kondisi penyakit stroke adalah penyakit hipertensi, kolesterol, arteriosklerosis, gangguan jantung, faktor keturunan dan migren. Namun untuk faktor yang paling beresiko menyebabkan penyakit stroke adalah hipertensi dan arteriosklerosis.
Faktor resiko perilaku juga dapat menyebabkan penyakit stroke yang disebabkan karena pola makan dan gaya hidup yang tidak sehat seperti kebiasaan merokok, minum alkohol dan senang mengonsumsi makanan cepat saji. Selain itu faktor resiko perilaku juga bisa dipengaruhi karena kurangnya gerak atau olahraga dan suasana hati yang sering merasa tidak nyaman.
Pencegahan Penyakit Stoke
Penyakit stroke memang identik dengan penyakit orang tua, tapi tidak menutup kemungkinan penyakit stroke juga bisa menyerang bagi siapa saja dan tanpa mengenal usia sekalipun. Hal ini dikarenakan faktor resiko perilaku yang semakin tidak terkendali. Namun penyakit stroke tetap dapat Anda cegah adapun caranya adalah berikut ini.
Selalu lakukan pemeriksaan tekanan darah secara rutin, cara ini merupakan bagian vital untuk pencegahan penyekit stroke. Karena dengan selalu melakukan pemeriksaan tekanan darah kita menjadi tahu langkah apa yang harus dilakukan. Jika tekanan darah yang tinggi maka kita harus melakukan usaha untuk menurunkan dan begitupun sebaliknya.
Berhenti merokok, menurut sebuah penelitian 33 persen merokok dapat menyebabkan resiko terkena stroke. Maka dari itu bagi Anda yang saat ini perokok aktif, sebaiknya mulailah menghilangkan kebiasaan tersebut untuk menjaga kondisi kesehatan Anda.
Melakukan olahraga, cara ini dapat mencegah terjadinya obesitas. Karena memiliki badan yang ideal dapat menurunkan resiko terkena penyakit stroke.
Makan sehat, menjalani pola makan sehat merupakan bagian yang sangat penting untuk mencegah terjadinya resiko penyakit stroke. Konsumsilah banyak buah, sayuran, ikan, susu rendah lemak, dan serta hindari makanan yang mengandung lemak, terlalu manis, daging olahan dan lainnya.
Setelah mengetahui penyebab penyakit stroke dan pencegahannya, berikut adalah beberapa  faktor resiko penyumbatan pembuluh darah akibat stroke.
Faktor  Risiko Penyumbatan Pembuluh Darah Akibat Stroke
Masalah Kolesterol
Yang pertama adalah karena kolesterol. Kolesterol tinggi merupakan pemicu utama seseorang terserang penyakit stroke. Umumnya ada beberapa cara menurunkan kadar kolesterol dalam tubuh, seperti mengonsumsi buah dan sayur, minum air putih dan hindari mengonsumsi makanan yang mengandung lemak jenuh. Dan rutinlah mengecek kadar kolesterol minimal lima tahun sekali.
Tekanan darah tinggi atau hipertensi
Hipertensi yang tidak diatasi dengan baik juga sangat buruk bagi kesehatan tubuh. menjauhi rokok, mempertahankan pola hidup sehat, rutin olahraga serta menjauhi makanan kaya lemak jenuh sangat efektif untuk mencegah penyakit ini. Pastikan Anda menanyakan kepada dokter Anda mengenai efek samping dari obat yang akan dikonsumsi, serta minum obat-obatan sesuai dengan resep dokter.
Kurangi alkohol
Tahukah Anda bahwa narkotika dapat meningkatkan risiko stroke. Oleh karena itu sebaiknya Anda menghindari narkotika tak terkecuali dengan alkohol. Jika sudah kecanduan, Anda bisa menguranginya sedikit demi sedikit tidak lebih dari dua takaran dalam sehari.
Kurang aktivitas fisik
Tak hanya stroke saja, kurang berolahraga juga dapat menyebabkan penyakit berbahaya lainnya, seperti diabestes, jantung dan lainnya. Berolahragalah minimal 30 menit sehari. Jika pergi ke kantor, Anda bisa menggunakan tangga dibandingkan naik lift dan perbanyak aktivitas fisik dalam ruangan.
Rokok
Apa Anda seorang perokok? Jika iya, sebaiknya Anda berhenti melakukan kebiasaan buruk ini. Rokok juga merupakan faktor yang menyebabkan seseorang mengalami stroke. Meksipun sulit diatasi, tak ada salahnya untuk mencoba berhenti merokok mulai dari sekarang. Karena tak hanya dapat menurunkan resiko terkena stroke, berhenti merokok juga dapat menurunkan resiko seseorang terkena kanker.
Itulah penjelasan mengenai penyebab penyakit stroke dan cara pencegahannya

Bayam Efektif Mengatasi Tekanan Darah Rendah

Daun Bayam Efektif Mengatasi Tekanan Darah Rendah - Sayur bayam merupakan salah satu menu sayuran favorit saya, bagaimana dengan Anda? Saya yakin banyak yang menggemari jenis sayur ini untuk melengkapi menu makanan sehari-hari, betapa tidak di samping rasanya yang enak dan segar, ternyata sayuran ini sangat menyehatkan dan mengandung manfaat yang lengkap bagi kesehatan tubuh pada umumnya, setuju ya ! Salah satu manfaat yang akan di singgung pada artikel ini adalah kaitan daun bayam terhadap penderita tekanan darah rendah atau bahasa medisnya di sebut Hipotensi, tekanan darah normal berkisar antara 110 – 120 sistole, dan 60-80 diastole, jadi jika Anda memiliki tekanan darah di bawah nilai normal, dan disertai dengan gejala-gejala seperti sering pusing, pandangan berkunang-kunang, serta keluhan lesu, kemungkinan Anda terkena tekanan darah rendah, namun untuk memastikannya sebaiknya memeriksakan diri ke dokter terdekat, atau rumah sakit. baca juga : khasiat dan manfaat bayam duri
Kembali lagi ke sayuran bayam, sebenarnya bayam terdapat 2 jenis bayam, yakni yang di panen dengan cara di cabut, dan jenis lainnya dengan cara di petik, kandungan nutrisi kompleks yang terdapat dalam sayuran menjadikan sayuran ini wajib di komsumsi untuk menjaga dan meningkatkan kondisi kesehatan kita, seperti film popeye, saat selesai mengkomsumsi bayam maka kekuatan dan kesehatannya akan bertambah berlipat ganda, ah....mungkin  terlalu berlebihan ya ? Tapi, paling tidak film ini ingin menunjukkan bahwa sayuran bayam baik untuk kesehatan dan kebugaran tubuh.
Bayam ternyata sangat baik untuk mengobati dan mengatasi penderita tekanan darha rendah, benarkah? Kandungan nutrisi yang terdapat di dalam daun bayam antara lain 3 gram zat besid an 81 kalsium, 2,3 gram protein, 3,2 gram karbohidrat. Bayam juga merupakan sumber vitamin dan mineral lho ! seperti Vitamin C, Niacin, Thiamin ( B1), Fosfor, ribovlavin, natrium, kalium dan magnesium. Kandungannya lengkap banget bukan? jadi wajar saja jika rajin mengkomsumsi bayam akan membantu mengatasi kondisi tekanan darah rendah, dimana kalau kita cermati kandungan zat besi dan kalsium inilah yang memiliki peran aktif untuk menaikkan tekanam darah hingga kembali normal.
Selain di komsumsi sebagai sayuran, menurut para praktisi herbal, untuk mendapatkan hasil yang lebih memuaskan, daun bayam dapat di olah dalam bentuk ramuan tradisional sebagai berikut:
Cara Pertama, Ambillah 3 lembar daun bayam yang masih fresh dan baru di petik, tumbuk hingga halus, kemudian tambahkan segelas air putih. Saringlah air tumbukan daun bayam tadi, berikan sedikit gula pasir untuk memberikan rasa. Nah, mnulah ramuan ini setiap pagi dan sore hari selama kurang lebih 3 hari.
Cara Kedua, Ambillah bayam merah secukupnya. Rebuslah dengan air 2 liter dan campur dengan bumbu sesuai selera Anda. Sebelum di makan, ukur dulu tekanan darah Anda, supaya Anda mengetahui perkembangan setelah 3 hari mengkomsumsi bayam merah.
Cara Ketiga, sediakan bayam sebanyak 250 gram, gula aren 10 gram, asam kawak 5 gram, bawang merah 50 gram, lada 10 gram, lombok 15 gram, dan garam dapur 7 gram. Bayam kemudian di rebus, tapi usahakan tidak terlalu masak, dan bahan-bahan lainnya ditumbuk hingga halus dan dijadikan satu, hingga mirip sambal. Kemudian dimakan bersama nasi beras merah pada siang hari. gunakanlah setiap hari sebagai lauk-pauk.
Demikian sobat, artikel tentang khasiat daun bayam dalam mengatasi tekanan darah rendah, semoga artikelnya bermanfaat 

Tanaman Obat Anti Hipertensi

Kalau kita bicara tentang Penyakit tekanan darah tinggi, tentu erat kaitannya dengan masalah kesehatan pembuluh darah, karena penyakit hipertensi disebabkan oleh adanya masalah-masalah dalam sistem pembuluh darah seperti : adanya pengerasan dan penyumbatan arteri yang akan mengakibatkan penyempitan pembuluh darah, hal ini akan berdampak pada jantung yang harus bekerja ekstra keras agar darah yang dipompakan sampai dipembuluh darah.
Bagi penderita hipertensi yang penanganannya memerlukan obat-obat untuk menurunkan tekanan darah agar kembali normal atau terkontrol.Asupan obat kimia antihipertensi yang terus- menerus juga kurang baik bagi kesehatan karena mungkin ada efek samping pada penggunaan obat dalam jangka waktu yang lama.
Oleh karena itu sangat disarankan untuk mencoba obat-obat alternatif non-kimia yang banyak ditemukan dari alam.
Beberapa obat alami yang kandungannya dapat mengurangi bahkan menyembuhkan Penyakit Hipertensi, jika dikomsumsi dengan benar dan teratur, diantaranya :
1.Daun Salam (Syzigium polyanthum)
Khasiat : menurunkan koesterol dan tekanan darah tinggi, menurunkan kadar gula
darah tinggi.
Cara Penggunaan :
1.Ambil Daun salam segar sebanyak kurang lebih 10 lembar.
2.Daun salam dicuci, lalu direbus dengan 3 gelas air sampai tersisa 1 gelas.
Setelah dingin, air disaring lalu diminum sekaligus pada malam hari.Lakukan rutin setiap hari untuk mendapatkan hasil yang memuaskan.
.2. Rumput Laut (Laminaria japonica)
Khasiat : menormalkan tekanan darah, menurunkan kolesterol tinggi, mencegah aterosklerosis.
Rumput laut yang paling populer adalah wakame, yang sering digunakan dalam sup miso. Ada juga kombu dan nori, yang mudah ditemukan di supermarket. Anda dapat mengolahnya menjadi makanan lezat dalam menu harian untuk menjaga jantung tetap sehat dan menurunkan serta menormalkan tekanan darah.
3. Ketimun
Khasiat: Kadar mineral potassium yang tinggi berguna untuk mengurangi tekanan darah yang tinggi, serta berguna juga untuk mengurangi batu ginjal. cara penggunaan bisa di komsumsi langsung ( sebagai lalapan ), atau di buat jus, boleh juga di tambah dengan buah-buahan lain, asal saja komposisi ketimun lebih banyak dari buah lainnya.
4. Blewah
Khasiat: Sama dengan ketimun yang kaya akan kandungan potassium, baik untuk mengurangi tekanan darah tinggi dan juga baik untuk masalah ginjal/kandung kemih
Beberapa buah/tumbuhan yang mempunya kandungan sama dengan ketimun/blewah: peach atau persik, strawberi, raspberi, daun turnip dan wheat grass.
5. Mengkudu (Morinda citrifolia L.)
Khasiat : menurunkan kolesterol tinggi, menurunkan tekanan darah tinggi, menurunkan kadar gula darah
Pilihlah buah mengkudu yang sudah matang dan ambil airnyadengan cara di blender. Kemudian air mengkudu di campur dengan madu dan minum setiap pagi sebelum sarapan.

6. Temu Hitam (Curcuma aeruginosa Roxb.)
Efek : melancarkan sirkulasi dan mencairkan gumpalan darah, menetralkan racun
dalam tubuh.Bahan :
- 30 gr daun dewa
- 25 gr temu hitam
- 2 kuntum bunga soka/siantan
- 2 kuntum bunga mawar
Cara Meracik Ramuan :
Rebus dengan 600 cc air hingga tersisa 200 cc, saring dan airnya diminum. lakukan 2 kali sehari sampai di dapatkan hasil yang memuaskan.
7. Bawang Putih
Khasiat: menurunkan tekanan darah tinggi dan kolesterol tinggi, menghancurkan penggumplan darah
Cara Penggunaan :
Ambillah 3 siung bawang putih yang masih segar, kemudian kupas dan cuci hingga bersih, tumbuk sampai halus lantas diperas dengan ditambah air secukupnya, lantas airnya diminum. cukup dikerjakan 3 kali 1 hari
8. Bawang Bombay
Khasiat: Mempunyai khasiat yang sama dengan bawang putih. caranya gampang, ambil satu siung bawang bombay, bersihkan dan dikupas kulitnya, kemudian iris-iris dan dimakan bersama dengan nasi. lakukan kebiasaan ini secara rutin 2 kali sehari.
   Gaya hidup modern dewasa ini banyak mempengaruhi gaya hidup keseharian masyarakat Indonesia. Salah satunya adalah konsumsi makanan cepat saji atau junk food. Nah hal tersebutlah yang kemudian memicu berbagai penyakit dan penumpukan kolesterol jahat di dalam tubuh, dan menyebabkan penyakit jantung dan hipertensi, dengan mengkomsumsi tanaman obat alami akan membantu mengontrol tekanan darah Anda. Semoga manfaat.

Hipertensi Bisa Bikin 'Mr P' Loyo

Hipertensi atau tekanan darah tinggi merupakan penyakit yang bisa menyebabkan komplikasi penyakit lainnya, seperti stroke, jantung, dan ginjal.
Akan tetapi, yang belum banyak orang ketahui, hipertensi ternyata juga meningkatkan faktor risiko seorang pria mengalami disfungsi ereksi (DE).
Wakil Ketua 1 Perhimpunan hipertensi Indonesia dr. Tunggul D Situmorang, Sp.PD-KGH mengungkapkan, hipertensi yang tidak terkontrol dengan baik bisa menyebabkan arteriosklerosis atau penebalan dan pengerasan dinding pembuluh darah.
"Arteriosklerosis ini termasuk pembuluh darah yang berperan pada proses ereksi," kata Tunggul dalam diskusi di Jakarta, Rabu (18/5/2016).
Tunggul menjelaskan, sebelum terjadi arteriosklerosis, sebenarnya sudah terjadi kerusakan pada endotel pembuluh darah atau disebutendothelial dysfunction. Kerusakan ini menyebabkan perubahan fungsi dan struktur pembuluh darah yang juga berdampak pada disfungsi ereksi.
Penggunaan obat hipertensi, lanjut Tunggul, sebenarnya juga dicurigai memengaruhi fungsi seksual. Namun, belum ada bukti yang cukup mengenai hal ini. Menurut Tunggul, untuk menghindari hal itu, maka dipilih obat antihipertensi golongan lain, sepert ACE inhibitor, Calsium Channel Blocker atau Aldosterone Receptor Blocker.
Tunggul mengungkapkan, masalah hipertensi dapat menyebabkan disfungsi ereksi telah didukung bukti penelitian. Berdasarkan penelitian Giuliano dan kawan-kawan tahun 2004, dari 3906 responden yang hipertensi, sebanyak 67 persen mengalami disfungsi ereksi.
Sementara itu, penelitian Doumas dan kawan-kawan di Yunani tahun 2006 menemukan 35,2 persen pasien hipertensi mengalami disfungsi ereksi yang berkaitan dengan usia, jangka waktu terkena hipertensi, dan obat hipertensi.
"Untuk mencegah hipertensi dengan disfungsi ereksi, tentu dengan mengendalikan tekanan darah dengan baik. Pilih juga obat anti-hipertensi yang aman, yang tidak menyebabkan risiko DE. Jangan lupa, modifikasi gaya hidup," kata Tunggul.
Terlebih penting lagi, rutinlah mengecek tekanan darah dan melakukan pola hidup sehat untuk mencegah hipertensi.

Disfungsi ereksi merupakan ketidakmampuan pria mencapai atau mempertahankan ereksi. Penyebab 'Mr P' loyo pun dipengaruhi banyak faktor, antara lain usia, kebiasaan merokok, dan kelebihan berat badan.

Cara Tak "Ribet" Mencegah Diabetes!

 Pola hidup memegang andil besar sebagai salah satu faktor pemicu diabetes pada seseorang. Kalau sudah kena diabetes, kerugiannya bukan hanya akan dirasa oleh penderita. Padahal, pencegahannya bisa dimulai dari hal sederhana. 
"diabetes dan komplikasinya menimbulkan kerugian ekonomi besar bagi penyandang diabetes, keluarganya, dan negara. Padahal, 80 persen diabetes bisa dicegah," ujar Menteri Kesehatan Nila F Moeloek, seperti dikutip harian Kompas pada Sabtu (9/4/2016).
Upaya pencegahan diabetes pun seharusnya bukan perkara sulit. Mulai saja dari mengubah kebiasasaan-kebiasaan kecil dalam kegiatan harian. 
Misalnya, kebiasaan menggunakan lift di kantor dapat Anda ganti dengan naik tangga. Hari ini satu atau dua lantai, besok Anda bisa coba mencapai lantai lima lewat tangga.
Aktif bergerak membantu meningkatkan metabolisme badan, memperbanyak reseptor insulin, dan mengeluarkan kalori. Jumlah gula darah pun dapat diubah oleh tubuh menjadi energi yang terpakai sehingga tidak menyebabkan tumpukan lemak.
Jika memungkinkan, lebih baik lagi bila Anda menambahkan olahraga dalam jadwal aktivitas. Sempatkan joging 30 menit sebelum pergi ke kantor atau mampir ke gym saat pulang kerja.
Kedua, bijaklah memilih makanan apa yang Anda konsumsi. Sering kali kita tidak menyadari asupan kalori dan gula berlebih yang ada dalam santapan sehari-hari.
Agar lebih aman, Anda bisa pilih sayuran, buah segar, daging tanpa lemak, dan kacang-kacangan sebagai variasi menu. Makanan bergizi, rendah lemak, dan rendah kalori berpengaruh besar menurunkan jumlah gula dalam tubuh.
Selain itu, Anda wajib pula menjauhkan diri dari stres. Kondisi tertekan membuat organ dalam tubuh ada di posisi selalu siap bekerja, misalnya jantung berdegup lebih keras, napas lebih kencang, dan perut mengencang.
Kadar gula darah pun melonjak tinggi untuk menyiapkan energi bagi tubuh. Namun, kenaikan yang tidak diikuti oleh kegiatan ini kemudian menyebabkan level gula darah tetap tinggi dan bisa memicu diabetes.
Jika Anda sedang dalam kondisi tertekan, usahakan untuk mengontrol diri sendiri. Ketahuilah kapan harus beristirahat dan menyudahi pekerjaan. Ingat, otak Anda juga butuh "piknik” untuk menyegarkan pikiran dan mampu diajak bekerja maksimal kembali.

Terakhir, Anda disarankan untuk periksa kadar gula darah secara berkala. Menurut International diabetes Federation, satu penduduk dunia setiap tujuh detik meninggal akibat diabetes pada 2014. 
Dari total 387 juta orang penderita diabetes, 46,3 persennya tidak menyadari bahwa mereka memiliki nilai gula darah tinggi. Padahal, pengukuran nilai gula darah dapat Anda lakukan sendiri di rumah dengan bantuan piranti uji gula darah mandiri, seperti OneTouch SelectSimple. 
Alat seperti itu mampu memberikan nilai total jumlah gula darah dalam tubuh Anda. Cara kerjanya pun mudah. Anda cukup memberikan sedikit contoh darah di test strip yang ditempelkan pada alat. 
Hasil tes akan terpampang pada layar. Bila angka menunjukkan 100 mg/dl artinya gula darah masih dalam taraf normal.
Anda perlu siaga jika hasil tes berada pada rentang 100 mg/dl karena nilai itu masuk dalam kategori pre-diabetes. Sementara itu, apabila kadar gula darah melebihi 126 mg/dl bisa jadi Anda positif menderitadiabetes.
Tes kesehatan secara keseluruhan di laboratorium pun tetap disarankan. Hal ini penting untuk mengetahui kondisi tubuh Anda sesungguhnya dan untuk deteksi dini penyakit yang mungkin timbul.
Jadi, selalu mulai perubahan dari yang sederhana, sebelum diabetetes menyandera kehidupan kita. Bisa?

Tak Sadar Terkena Hipertensi

Hipertensi atau tekanan darah tinggi merupakan penyakit yang cukup banyak pasiennya di Indonesia. Berdasarkan Riset Kesehatan Dasar 2013, terdapat 25,8 persen pasienhipertensi. Sayangnya, banyak pasien yang tak sadar terkenahipertensi.
"Lebih dari 60 persen tidak sadar mereka terkena hipertensi. Dan lebih dari 80 persen di antaranya tidak mengontrol tekanan darah," ujar Ketua Perhimpunan hipertensi Indonesia Dr. dr. Yuda Turana, SpS di kantor PERKI, Jakarta, Rabu (18/5/2016).
Yuda mengatakan, hipertensi umumnya tidak memunculkan gejala. Karena itulah hipertensi sering disebut pembunuh diam-diam.hipertensi sering kali baru diketahui ketika sudah menimbulkan komplikasi penyakit lain.
Wakil Ketua I Perhimpunan hipertensi Indonesia dr. Tunggul D Situmorang, SpPD-KGH menambahkan, hipertensi memang tidak bergejala.
"Katanya, kan salah satu gejalanya sering pusing misalnya. Itu artinya sudah terjadi hipertensi," kata Tunggul.
Pencegahan utama, lanjut Tunggul, dengan rutin mengecek tekanan darah dan melakukan pola hidup sehat. Terutama bagi mereka yang memiliki faktor risiko hipertensi.
hipertensi bisa disebabkan oleh berbagai faktor, antara lain faktor genetik dan gaya hidup. Umumnya, hipertensi terjadi pada usia 35-55 tahun.
Namun, kini juga ditemui pada usia yang lebih muda. Hal ini karena gaya hidup tidak sehat sejak kecil, seperti konsumsi makanan tinggi garam yang berlebihan, jarang atau tak pernah, olahraga, merokok, dan kurang tidur.
Tekanan darah dikatakan normal jika kurang dari 140/90 mmHg. Tetapi, jika tekanan darah dalam kisaran 130-139/85-89 mmHg, maka sudah termasuk pre-hipertensi dan Anda harus segera mengubah gaya hidup lebih sehat agar tak lanjut menjadi hipertensi.
Penanganan hipertensi yang utama adalah dengan memodifikasi gaya hidup. Jika sudah lanjut, pasien harus minum obat antihipertensi seumur hidup untuk mengontrol tekanan.
Tekanan darah yang tidak terkontrol dapat menyebabkan terjadinya komplikasi berbagai penyakit, seperti stroke, jantung, gagal ginjal, hingga disfungsi ereksi.