.
Selamat Datang di Blog BAMBANG - AR

Panjang Rantai Mesin dan Rantai Roda HONDA, Beserta dengan Jumlah Mata Gigi Depan dan Belakang


WarnaKabel Sepeda Motor Honda berikut fungsinya




SISTEM PENGAPIAN VARIO PGM F1

LETAK POSISI




DIAGRAM PENGAPIAN
 

SISTEM STARTER MATIK HONDA NON F1


Mengapa Serangan Stroke Seringkali terjadi di Kamar Mandi

Mungkin ini seringkali menjadi pertanyaan banyak orang. Anda sendiri mungkin juga sering mendengarnya,,,, “Si .A.  tiba-tiba meninggal setelah jatuh dari kamar mandi”. Kenapa dikamar mandi ya?…. kok nggak ditempat lain misalnya diruang tamu. Serangan stroke, bahkan sampai meninggal yang terjadi dikamar mandi; ternyata ada penjelasan ilmiahnya.
Nah, dengan mengetahui fakta ini, orang dengan kondisi seperti tekanan darah tinggi bisa menghindari kejadian seperti ini.
Hipertensi atau tekanan darah tinggi adalah kondisi yang disebabkan oleh tersumbat/menyempitnya pembuluh darah sehingga aliran darah menjadi tidak lancar; yang akhirnya memaksa kerja jantung menjadi lebih keras lagi. Risikonya, tekanan darah yang tinggi oleh penyempitan pembuluh darah dan semakin kuatnya desakan denyut jantung bisa membuat pembuluh halus diotak pecah.
Pecahnya pembuluh darah diotak inilah yang menyebabkan orang bisa terkena serangan stroke, koma bahkan sampai meninggal dunia. Kenapa stroke seringkali terjadi dikamar mandi?, kok nggak ditempat lain saja?….
Pada waktu mandi jangan basahkan kepala dulu, tetapi basahkan dulu pada bagian tubuh. Hal ini karena jika kepala menjadi basah dan dingin oleh air mandi, maka semua darah akan mengalir ke kepala dan memanaskan kepala. Logikanya, jika ada saluran darah seseorang yang menyempit, maka bisa terjadi pecahnya saluran pembuluh darah. Dan ini seringkali berlaku di kamar mandi.
Nah, supaya hal ini nggak kejadian pada Anda, maka berikut tips mandi yang benar dan bisa mengurangi risiko serangan stroke:  
Pertama siramkan air di telapak kaki.  Kemudian dilanjutkan dengan segayung di betis.  Segayung di paha.  Segayung di perut.  Segayung di bahu.  Berhentilah sejenak 5-10 detik Kemudian kita akan merasakan seperti ada uap/ angin yang keluar dari ubun-ubun bahkan terasa pandangan meremang. Setelah itu lanjutkan dengan mandi seperti biasanya. Hal ini mungkin Seperti pada sebuah gelas yang secara spontan diisi dengan air panas, lalu  kemudian kita isi dengan air dingin. Apa yang terjadi? Gelas akan retak bahkan langsung hancur !!! Jika hal ini yang terjadi pada tubuh kita …. apanya yang retak atau pecah ?
Suhu tubuh kita cenderung panas, dan air suhunya cenderung dingin; maka yang terjadi ketika kita mandi secara langsung menyiram kepada badan atau kepala, maka angin yang harusnya keluar menjadi terperangkap dan dapat membawa kematian karena pecahnya pembuluh darah seseorang.
Maka dari itulah kenapa  kita sering menjumpai atau mendengar orang yang jatuh di kamar mandi, kemudian tiba-tiba terkena ‘stroke’. Boleh jadi kita yang sering mengalami masuk angin karena cara mandi kita yang salah. Dan boleh jadi juga jika kita sering migrain karena cara mandi yang salah. Cara mandi yang benar ini baik bagi semua tingkatan usia dan yang sehat, terutama baik untuk yang memiliki kondisi penyakit seperti diabetes, tekanan darah tinggi, kolesterol dan migrain atau sakit kepala sebelah. 
Silakan dishare ilmu bermanfaat ini untuk semua orang dan kerabat Anda!!!

Ada Satu lagi gejala kanker payudara yang sering diabaikan wanita

Karena kanker payudara termasuk jenis kanker nomor 1 pembunuh kesehatan wanita, maka para wanita wajib waspada dengan gejalanya di awal. Salah satu gejala yang paling umum adalah munculnya benjolan di payudara. Kemudian diikuti dengan rasa nyeri serta keluarnya cairan dari puting.
Menurut penelitian yang dilansir dari boldsky.com, masih ada 1 lagi gejala kanker payudara yang ternyata luput dari wanita yaitu munculnya cekungan seperti lesung pipi di payudaramu.
"Munculnya cekungan ini terjadi karena adanya massa yang mendasari seperti tumor di bawah kulit yang menarik ke dalam. Untuk mengetahui apakah cekungan ini menjadi calon kanker payudara atau tidak, maka diperlukan penelitian yang diambil dari massa lemak di payudara."
"Selain itu, kulit yang tertarik ke dalam juga menandakan bahwa payudaramu mengalami inflamasi atau peradangan karena tumbuhnya sel kanker. Kemudian akan mengakibatkan penyumbatan pembuluh getah bening di kulit."
Kanker payudara memang menyeramkan. Oleh karena itu mewaspadai gejalanya di awal sangatlah penting. Caranya adalah dengan memperhatikan setiap perubahan yang terjadi di payudara seperti contoh di atas. 

Gejala Diabetes pada Wanita

Diabetes menjadi salah satu penyakit yang makin banyak dialami wanita. Hasil Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas)  dari Kementerian Kesehatan (Kemkes) menunjukkan bahwa tren penderita diabetes meningkat seiring proporsi obesitas atau kegemukan yang juga terus meningkat. Sebagai info, obesitas pada perempuan meningkat dari 14,8% menjadi 32,9%.
Nah, agar Anda dapat mewaspadai penyakit ini sejak awal, sebaiknya kenali terlebih dahulu tanda-tanda diabetes:
1. Berat Badan Berlebih
Anda merasa kelebihan berat badan? Perlu diketahui, berat badan yang berlebih mulai dari 10 hingga 15 kg dapat meningkatkan kemungkinan terkena diabetes tipe 2. Kabar baiknya, menurut Diabetes Prevention Program, menurunkan 5% sampai 7% dari berat badan Anda dapat mengurangi risiko diabetes.
2. Pandangan Kabur
Kadar gula darah tinggi menyebabkan glukosa terbentuk di lensa mata sehingga sulit bagi Anda untuk fokus. Ini bisa berarti bahwa Anda memiliki diabetes tipe 1 atau tipe 2.
3. Berat Badan Turun Tanpa Alasan
Anda merasa makan cukup dan jarang berolahraga namun berat badan turun secara drastis? Ini biasanya pertanda diabetes tipe 1, tapi kadangkala itu merupakan diabetes tipe 2. Bila tubuh tidak bisa membuat insulin, glukosa (gula) dari makanan tidak bisa digunakan oleh sel tubuh untuk energi atau disimpan. Selain itu, lemak mulai rusak, membuat Anda kehilangan berat badan lebih banyak.
4. Berusia Lebih Dari 45 tahun
Anda berumur 45 tahun atau lebih? Risiko diabetes meningkat seiring bertambahnya usia, jadi American Diabetes Association merekomendasikan untuk skrining setidaknya setiap tiga tahun mulai usia 45.
5. Lingkaran Gelap di Area Leher
Menurut Alyne Ricker, MD, endokrinologi anak-anak di Joslin Diabetes Center di Boston, ketika tubuh Anda mulai memompa terlalu banyak insulin - yang umum terjadi pada reseptor tipe 2 di lipatan kulit merespons dengan membuat pigmen ekstra. Itu yang terlihat pada daerah leher yang berwarna lebih gelap.