Home » All posts
Mengapa Serangan Stroke Seringkali terjadi di Kamar Mandi
Mungkin ini seringkali menjadi pertanyaan banyak
orang. Anda sendiri mungkin juga sering mendengarnya,,,, “Si .A. tiba-tiba meninggal setelah jatuh dari kamar
mandi”. Kenapa dikamar mandi ya?…. kok nggak ditempat lain misalnya diruang
tamu. Serangan stroke, bahkan sampai meninggal yang terjadi dikamar mandi;
ternyata ada penjelasan ilmiahnya.
Nah, dengan mengetahui fakta ini, orang dengan
kondisi seperti tekanan darah tinggi bisa menghindari kejadian seperti ini.
Hipertensi atau tekanan darah tinggi adalah
kondisi yang disebabkan oleh tersumbat/menyempitnya pembuluh darah sehingga
aliran darah menjadi tidak lancar; yang akhirnya memaksa kerja jantung menjadi
lebih keras lagi. Risikonya, tekanan darah yang tinggi oleh penyempitan
pembuluh darah dan semakin kuatnya desakan denyut jantung bisa membuat pembuluh
halus diotak pecah.
Pecahnya pembuluh darah diotak inilah yang
menyebabkan orang bisa terkena serangan stroke, koma bahkan sampai meninggal
dunia. Kenapa stroke seringkali terjadi dikamar mandi?, kok nggak ditempat lain
saja?….
Pada waktu mandi jangan basahkan kepala dulu,
tetapi basahkan dulu pada bagian tubuh. Hal ini karena jika kepala menjadi
basah dan dingin oleh air mandi, maka semua darah akan mengalir ke kepala dan
memanaskan kepala. Logikanya, jika ada saluran darah seseorang yang menyempit,
maka bisa terjadi pecahnya saluran pembuluh darah. Dan ini seringkali berlaku
di kamar mandi.
Nah, supaya hal ini nggak kejadian pada Anda, maka
berikut tips mandi yang benar dan bisa mengurangi risiko serangan stroke:
Pertama siramkan air di telapak kaki.
Kemudian dilanjutkan dengan segayung di betis. Segayung di paha.
Segayung di perut. Segayung di bahu. Berhentilah sejenak 5-10
detik Kemudian kita akan merasakan seperti ada uap/ angin yang keluar dari
ubun-ubun bahkan terasa pandangan meremang. Setelah itu lanjutkan dengan mandi
seperti biasanya. Hal ini mungkin Seperti pada sebuah gelas yang secara spontan
diisi dengan air panas, lalu kemudian kita isi dengan air dingin. Apa
yang terjadi? Gelas akan retak bahkan langsung hancur !!! Jika hal ini yang
terjadi pada tubuh kita …. apanya yang retak atau pecah ?
Suhu tubuh kita cenderung panas, dan air suhunya
cenderung dingin; maka yang terjadi ketika kita mandi secara langsung menyiram
kepada badan atau kepala, maka angin yang harusnya keluar menjadi terperangkap
dan dapat membawa kematian karena pecahnya pembuluh darah seseorang.
Maka dari itulah kenapa kita sering
menjumpai atau mendengar orang yang jatuh di kamar mandi, kemudian tiba-tiba
terkena ‘stroke’. Boleh jadi kita yang sering mengalami masuk angin karena cara
mandi kita yang salah. Dan boleh jadi juga jika kita sering migrain karena cara
mandi yang salah. Cara mandi yang benar ini baik bagi semua tingkatan usia dan
yang sehat, terutama baik untuk yang memiliki kondisi penyakit seperti
diabetes, tekanan darah tinggi, kolesterol dan migrain atau sakit kepala
sebelah. Silakan dishare ilmu bermanfaat ini untuk semua orang dan kerabat Anda!!!
Ada Satu lagi gejala kanker payudara yang sering diabaikan wanita
Karena kanker payudara termasuk
jenis kanker nomor 1 pembunuh kesehatan wanita, maka para wanita wajib waspada
dengan gejalanya di awal. Salah satu gejala yang paling umum adalah munculnya
benjolan di payudara. Kemudian diikuti dengan rasa nyeri serta keluarnya
cairan dari puting.
Menurut penelitian yang dilansir dari boldsky.com, masih
ada 1 lagi gejala kanker payudara yang ternyata luput dari wanita yaitu
munculnya cekungan seperti lesung pipi di payudaramu.
"Munculnya cekungan ini terjadi karena adanya massa
yang mendasari seperti tumor di bawah kulit yang menarik ke dalam. Untuk
mengetahui apakah cekungan ini menjadi calon kanker payudara atau tidak, maka
diperlukan penelitian yang diambil dari massa lemak di payudara."
"Selain itu, kulit yang tertarik ke dalam juga
menandakan bahwa payudaramu mengalami inflamasi atau peradangan karena
tumbuhnya sel kanker. Kemudian akan mengakibatkan penyumbatan pembuluh getah
bening di kulit."
Kanker payudara memang menyeramkan. Oleh karena itu mewaspadai gejalanya di
awal sangatlah penting. Caranya adalah dengan memperhatikan setiap perubahan
yang terjadi di payudara seperti contoh di atas. Gejala Diabetes pada Wanita
Diabetes menjadi salah satu penyakit yang makin
banyak dialami wanita. Hasil Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) dari Kementerian Kesehatan (Kemkes)
menunjukkan bahwa tren penderita diabetes meningkat seiring proporsi obesitas
atau kegemukan yang juga terus meningkat. Sebagai info, obesitas pada perempuan
meningkat dari 14,8% menjadi 32,9%.
Nah, agar Anda dapat mewaspadai penyakit ini sejak
awal, sebaiknya kenali terlebih dahulu tanda-tanda diabetes:
1. Berat
Badan Berlebih
Anda merasa kelebihan
berat badan? Perlu diketahui, berat badan yang berlebih mulai dari 10 hingga 15
kg dapat meningkatkan kemungkinan terkena diabetes tipe 2. Kabar baiknya,
menurut Diabetes Prevention Program, menurunkan 5% sampai 7% dari berat badan
Anda dapat mengurangi risiko diabetes.
2. Pandangan Kabur
Kadar gula darah tinggi menyebabkan glukosa
terbentuk di lensa mata sehingga sulit bagi Anda untuk fokus. Ini bisa berarti bahwa Anda memiliki diabetes tipe 1 atau tipe 2.
3. Berat
Badan Turun Tanpa Alasan
Anda merasa makan
cukup dan jarang berolahraga namun berat badan turun secara drastis? Ini
biasanya pertanda diabetes tipe 1, tapi kadangkala itu merupakan diabetes tipe
2. Bila tubuh tidak bisa membuat insulin, glukosa (gula) dari makanan tidak
bisa digunakan oleh sel tubuh untuk energi atau disimpan. Selain itu, lemak
mulai rusak, membuat Anda kehilangan berat badan lebih banyak.
4. Berusia
Lebih Dari 45 tahun
Anda berumur 45 tahun
atau lebih? Risiko diabetes meningkat seiring bertambahnya usia, jadi American
Diabetes Association merekomendasikan untuk skrining setidaknya setiap tiga
tahun mulai usia 45.
5.
Lingkaran Gelap di Area Leher
Menurut Alyne Ricker,
MD, endokrinologi anak-anak di Joslin Diabetes Center di Boston, ketika tubuh
Anda mulai memompa terlalu banyak insulin - yang umum terjadi pada reseptor
tipe 2 di lipatan kulit merespons dengan membuat pigmen ekstra. Itu yang
terlihat pada daerah leher yang berwarna lebih gelap.









